VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)
Latar belakang vpn
Membangun suatu VPN
membutuhkan pertimbangan dan pekerjaan yang cukupbanyak, termasuk pemorgraman
dan lain sebagainya. Suatu VPN berdasarkan duaprinsip, sesuai dengan namanya.
Istilah
virtual, berarti tak adanya represtasi
fisik sebenarnya antara link ke dua site tersebut. Hal ini berarti tak
adanya dedicated link antar kedua lokasi yang diinterkoneksi tersebut. Sehingga
tak perlu menarik kabel khusus antara ke dua lokasi. Tetapi dengan menggunakan
jaringan yang telah ada yang juga digunakan oleh banyak perusahaan yang
lainnya. Sehingga virtual ini timbul
dari kenyataan bahwa network ini dibangun di suatu environment yang tak hanya
digunakanuntuk keperluan VPN ini. Istilah private berkaitan dengan istilah virtual. Membangun
virtual network diatas infrastruktur yang dapat diakses oleh publik memberikan
beberapa implikasi sekuriti.Informasi sensitif tidak ingin dibaca oleh pengguna
lainnya yang tak berhak, atau misaloleh kompetitor. Sehingga harus diciptakan
suatu mekanisme untuk menjaga informasitetap bersifat terbatas. Cara satu
satunya untuk mencapai ini adalah dengan menggunakanenkripsi, sehingga hanya
pihak yang dipercaya saja, yang dapat mengakses informasi.Bagaimanapun juga ini
memiliki beberapa implikasi hukum.Aspek lainnya adalah otentikasi atau
identifikasi bila diinginkan. Sehingga harusditentukan cara untuk
mengidentifikasikan pihak di seberang VPN yang berkomunikasi. Untuk ini dapat
pula digunakan perangkat lunak enkripsi.
Pengertian VPN
Virtual Private Network atau biasa disebut VPN merupakan suatu teknologi dalam jaringan yang menciptakan jaringan pribadi yang aman dalam sebuah jaringan public,atau bisa juga dikatakan sebagai jaringan dalam sebuah jaringan. Pada dasarnya VPN ini merupakan jaringan biasa,namun dikatakan private karena tidak semua orang dapat terkoneksi atau mengaksesnya. Hal ini dikarenakan, data yang dikirimkan oleh penggunan VPN akan di enkripsi terlebih dahulu sebelum dikirimkan pada jaringan public, sehingga yang dapat mendeskripsi data tersebut hanyalah mereka yang sebelum nya telah di setting dapat terkoneksi dalam jaringan VPN tersebut.
Teknologi
ini diciptakan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran informasi yang dikirimkan
oleh suatu pengguna kepada client nya yang berada berjauhan. Contohnya pada
perusahaan besar yang mempunyai cabang di berbagai kota, Lembaga pendidikan,
Lembaga pemerintahan dll.
Contoh :
1. Pada lembaga
pemerintahan,sudah pasti hampir semua data dari lembaga pemerintahan bersifat
tertutup untuk umum,namun untuk dapat mengirimkan data tersebuat dengan cepat
kepada orang orang yang wajib mengetahui tentu saja melalui jaringan internet.
Nah disinilah fungsi dari VPN tersebut,data data pemerintahan tersebut akan
dienkripsi kemudian dikirimkan dan dideskripsi oleh penerima.
Cara kerja vpn
Cara kerja
VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
1.VPN
membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa
berupa komputer dengan aplikasi VPN Server
atau sebuah Router. 2. Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
3. Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.
Konfigurasi VPN
Network (VPN)
Connection menggunakan Windows XP
1. Masuk ke Menu Control Panel
2. Pilih Network Connections
3.
Pilih
Menu New Connection Wizard
4.
Klik
Next pada windows “Welcome to the new connection wizard”
5.
Pilih
“Connect to the network at my workplace”
6.
Pilih
“Virtual Private Network Connection”
8.
VPN
Server Name atau IP Adress VPN Server
9.
Completing
the New Connection Wizard
10. Connect to VPN Server
11. VPN is now connected
Kelebihan
1. Sangat cepat
Berkaitan dengan koneksi. Karena VPN memiliki saluran sendiri, maka
komunikasi yang dilakukan hanya sebatas pengguna pribadi, tidak terjadi banyak
antrian sehingga komunikasi data berlangsung sangat cepat,
2. Tidak mudah dilihat
Erat kaitannya dengan kelebihan poin
pertama, yaitu saluran pribadi. Karena memiliki saluran pribadi meskipun dalam
jaringan publik, maka VPN tidak mudah terlihat oleh pengguna
lain, ini berdampak pengguna lain yang tidak bisa berkomunikasi dengan pengguna
yang ada dalam saluran pribadi tersebut.
3. Biaya relatif terjangkau
Biaya terjangkau yang dimaksud
disini adalah pada sisi pengembangan teknologi. Karena memanfaatkan wireless jadi tidak memerlukan banyak piranti penghubung, misal
kabel, dalam pengembangannya.
4. Melindungi saat
melakukan komunikasi
Saat melakukan komunikasi dijaringan
publik, tentu sangat rawan akan adanya pencurian data karena kita terlihat oleh
pengguna yang lain. Dengan VPN karena layanan yang diberikannya
berupa saluran pribadi, maka ini bisa menjadi pelindung untuk tidak terlihat
pengguna lain dan terhindar dari pencurian data.
Salah satunya adalah adanya Cisco
VoIP Softphone yang rupanya berjalan sangat bagus di jaringan VPN. Teknologi tersebut menawarkan pada
kita utuk menjadikan PC kita sebagai telephone yang aman.
Kelemahan
1. Rawan Penyadapan
Meskipun sebagai saluran pribadi, VPN tetap berjalan di saluran publik.
Untuk menghindari adanya penyadapan data, hacking atau bahkan cyber
crime maka diperlukan kajian lebih mendalam atau bahkan pemanfaatan
teknologi terbaru untuk pelindungan data terutama data-data yang bersifat
pribadi.
2. Tidak ada Kendali Utama Pengguna
Pengguna tidak memiliki kendali atas
pengguna dan kecepatan aliran data, performa hingga pada kendali lain, misalkan
jaringan yang tidak bekerja sama sekali karena mati lampu. Praktis,
pengguna tidak memiliki kendali apapun atas kendala yang berhubungan dengan
layanan dan pengguna hanya sebatas sebagai pengguna.
3. Perangkat Tidak Sesuai
Dikarenakan perangkat-perangkat pada
VPN biasanya bersifat eklusif. Dalam
artian ini adalah bisa dimungkinkan satu perangkat tidak bisa digantikan
perangkat dengan merk berbeda. Sehingga dalam pembangunannya perlu
memperhatikan jenis dan bahkan merk perangkat yang digunakan.
4. Tidak Adanya Standar Yang Memenuhi
Sebagai jaringan nirkabel, VPN dan
banyak jenis yang lain, mengalami masalah ini, yaitu tidak adanya standar yang
memenuhi. Antara satu pabrikan dengan pabrikan yang lain memiliki ketentuan
masing-masing. Akibatnya seperti yang dijelaskan dalam poin ketiga, termasuk
akibat lain yang antara jaringan satu dengan yang lain tidak mampu
berkomunikasi hanya karena perbedaan pada sisi perangkat.
Referensi
http://www.titik.org/konfigurasi-virtual-private-network-vpn-connection-menggunakan-windows-xp.asp[2]
0 komentar:
Posting Komentar