Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

Recent News

Kamis, 10 Januari 2013

 

VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)

Latar belakang vpn

Membangun suatu VPN membutuhkan pertimbangan dan pekerjaan yang cukupbanyak, termasuk pemorgraman dan lain sebagainya. Suatu VPN berdasarkan duaprinsip, sesuai dengan namanya. Istilah virtual, berarti tak adanya represtasi fisik sebenarnya antara link ke dua site tersebut. Hal ini berarti tak adanya dedicated link antar kedua lokasi yang diinterkoneksi tersebut. Sehingga tak perlu menarik kabel khusus antara ke dua lokasi. Tetapi dengan menggunakan jaringan yang telah ada yang juga digunakan oleh banyak perusahaan yang lainnya. Sehingga virtual ini timbul dari kenyataan bahwa network ini dibangun di suatu environment yang tak hanya digunakanuntuk keperluan VPN ini. Istilah private berkaitan dengan istilah virtual. Membangun virtual network diatas infrastruktur yang dapat diakses oleh publik memberikan beberapa implikasi sekuriti.Informasi sensitif tidak ingin dibaca oleh pengguna lainnya yang tak berhak, atau misaloleh kompetitor. Sehingga harus diciptakan suatu mekanisme untuk menjaga informasitetap bersifat terbatas. Cara satu satunya untuk mencapai ini adalah dengan menggunakanenkripsi, sehingga hanya pihak yang dipercaya saja, yang dapat mengakses informasi.Bagaimanapun juga ini memiliki beberapa implikasi hukum.Aspek lainnya adalah otentikasi atau identifikasi bila diinginkan. Sehingga harusditentukan cara untuk mengidentifikasikan pihak di seberang VPN yang berkomunikasi. Untuk ini dapat pula digunakan perangkat lunak enkripsi.

Pengertian VPN 

Virtual Private Network atau biasa disebut VPN merupakan suatu teknologi dalam jaringan yang menciptakan jaringan pribadi yang aman dalam sebuah jaringan public,atau bisa juga dikatakan sebagai  jaringan dalam sebuah jaringan. Pada dasarnya VPN ini merupakan jaringan biasa,namun dikatakan private karena tidak semua orang dapat terkoneksi atau mengaksesnya. Hal ini dikarenakan, data yang dikirimkan oleh penggunan VPN akan di enkripsi terlebih dahulu sebelum dikirimkan pada jaringan public, sehingga yang dapat mendeskripsi data  tersebut hanyalah mereka yang sebelum nya telah di setting dapat terkoneksi dalam jaringan VPN tersebut.

  Teknologi ini diciptakan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran informasi yang dikirimkan oleh suatu pengguna kepada client nya yang berada berjauhan. Contohnya pada perusahaan besar yang mempunyai cabang di berbagai kota, Lembaga pendidikan, Lembaga pemerintahan dll.
 Contoh :
1.   Pada lembaga pemerintahan,sudah pasti hampir semua data dari lembaga pemerintahan bersifat tertutup untuk umum,namun untuk dapat mengirimkan data tersebuat dengan cepat kepada orang orang yang wajib mengetahui tentu saja melalui jaringan internet. Nah disinilah fungsi dari VPN tersebut,data data pemerintahan tersebut akan dienkripsi kemudian dikirimkan dan dideskripsi oleh penerima. 
 
Cara kerja vpn

Cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
1.VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router.

2. Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.

3. Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya. 
 
Konfigurasi VPN
Network (VPN) Connection menggunakan Windows XP
1. Masuk ke Menu Control Panel





2.      Pilih Network Connections

3.       Pilih Menu New Connection Wizard



4.      Klik Next pada windows “Welcome to the new connection wizard”









5.      Pilih “Connect to the network at my workplace”




6.      Pilih “Virtual Private Network Connection”



7.      Create Connection Name



8.      VPN Server Name atau IP Adress VPN Server



9.      Completing the New Connection Wizard

 


10.  Connect to VPN Server




11. VPN is now connected














 Kelebihan
Kelebihan VPN
Selain keamanan, beberapa hal yang ditawarkan sebagai bentuk kelebihan VPN adalah :

1.        Sangat cepat
Berkaitan dengan koneksi. Karena VPN memiliki saluran sendiri, maka komunikasi yang dilakukan hanya sebatas pengguna pribadi, tidak terjadi banyak antrian sehingga komunikasi data berlangsung sangat cepat,

2.      Tidak mudah dilihat
Erat kaitannya dengan kelebihan poin pertama, yaitu saluran pribadi. Karena memiliki saluran pribadi meskipun dalam jaringan publik, maka VPN tidak mudah terlihat oleh pengguna lain, ini berdampak pengguna lain yang tidak bisa berkomunikasi dengan pengguna yang ada dalam saluran pribadi tersebut.

3.       Biaya relatif terjangkau
Biaya terjangkau yang dimaksud disini adalah pada sisi pengembangan teknologi. Karena memanfaatkan wireless jadi tidak memerlukan banyak piranti penghubung, misal kabel, dalam pengembangannya.

4.   Melindungi saat melakukan komunikasi
Saat melakukan komunikasi dijaringan publik, tentu sangat rawan akan adanya pencurian data karena kita terlihat oleh pengguna yang lain. Dengan VPN karena layanan yang diberikannya berupa saluran pribadi, maka ini bisa menjadi pelindung untuk tidak terlihat pengguna lain dan terhindar dari pencurian data.

5.  Teknologi VPN semakin berkembang
Salah satunya adalah adanya Cisco VoIP Softphone yang rupanya berjalan sangat bagus di jaringan VPN. Teknologi tersebut menawarkan pada kita utuk menjadikan PC kita sebagai telephone yang aman.


Kelemahan

1.  Rawan Penyadapan
Meskipun sebagai saluran pribadi, VPN tetap berjalan di saluran publik. Untuk menghindari adanya penyadapan data, hacking atau bahkan cyber crime maka diperlukan kajian lebih mendalam atau bahkan pemanfaatan teknologi terbaru untuk pelindungan data terutama data-data yang bersifat pribadi.

2. Tidak ada Kendali Utama Pengguna
Pengguna tidak memiliki kendali atas pengguna dan kecepatan aliran data, performa hingga pada kendali lain, misalkan jaringan yang tidak bekerja sama sekali karena mati lampu. Praktis,  pengguna tidak memiliki kendali apapun atas kendala yang berhubungan dengan layanan dan pengguna hanya sebatas sebagai pengguna.

3. Perangkat Tidak Sesuai
Dikarenakan perangkat-perangkat pada VPN biasanya bersifat eklusif. Dalam artian ini adalah bisa dimungkinkan satu perangkat tidak bisa digantikan perangkat dengan merk berbeda. Sehingga dalam pembangunannya perlu memperhatikan jenis dan bahkan merk perangkat yang digunakan.

4.       Tidak Adanya Standar Yang Memenuhi
Sebagai jaringan nirkabel, VPN dan banyak jenis yang lain, mengalami masalah ini, yaitu tidak adanya standar yang memenuhi. Antara satu pabrikan dengan pabrikan yang lain memiliki ketentuan masing-masing. Akibatnya seperti yang dijelaskan dalam poin ketiga, termasuk akibat lain yang antara jaringan satu dengan yang lain tidak mampu berkomunikasi hanya karena perbedaan pada sisi perangkat.





Referensi