Nagios
3 (Tambahan)
Postingan
ini bertujuan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang nagios 3.dan
menambahkan jumlah hostyang akan di monitoring,yaitu 17 host.
Karena
sebelumnya kita telah melakukan konfigurasi terhadap nagios 3 dengan jumlah host
yang di monitoring sebanyak 3 host, maka pada kesempatan ini penulis hanya akan
melakukan beberapa perubahansaja pada konfigurasinya. Adapun perubahan yang
dilakukan yaitu :
- Tambahkan host yang akan di monitoring lengkap dengan pegaturan define host, define service, Define a service to check the number of currently logged in users on the local machine. Warning if > 20 users, critical if > 50 users, dan beberapa fitr yang lainnya. #nano /etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios2.cfg (ini perintah yang dimasukkan)
- Selanjutnya melakukan pengaturan hostgroup dengan menambahkan hostname yang telah ditambahkan di local host tadi #nano/etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg
- Selanjutnya restart . #/etc/init.d/nagios3 restart
Setelah direstart dan semuanya Ok,
lalu masukke web http://localhost/nagios3.
Masukkan username dan password. yang
dimana usernam nya nagios admin dan password sesuai yang telah di tentukan yang
sebelum nya. Lalu akan muncul hal seperti ini
Pada tmapilan ini ada beberapa fitur
yang akan dijelaskan yaitu :
1. Map
Pada Map ini kita dapat dapat melihat
bagaimana keadaan jaringan yang kita monitoring.baik itu dalam ruang lingkup kecil maupun ruang lingkup besar. Diman agar kita dapat mengetahui keadaan jaringan yang kita monitoring dengan indicator warna hijau apabila jaringan up dan indicator warna merah saat jaringan down.
2. Host
Host atau node yaitu sistem komputer yang berfungsi sebagai sumber atau
penerima dari data yang dikirimkan. Host atau node dapat berupa:
1. Server : Komputer tempat penyimpanan
data dan progra-program aplikasi yang digunakan dalam jaringan
2. Client : Komputer yang dapat
mengakses sumber daya (berupa dat dan program aplikasi) yang ada pada server.
3. Shared Pheriperal : Peralatan -
peralatan yang terhubung dan digunakan dalam jaringan (misalanya , printer,
scanner, harddisk, modem dan lain-lain).
Pada hasil yang telah di dapat. pada data ini terdapat 4 buah data down dan 13 up. Pada 4 buah data yang down ini 4, hanya 3 buah data yang benar-benar critical.
3. Service
Service berhubungan langsung terhadap host yang kita monitoring. Service baru bisa berjalan apabila host yang kita monitoring dalam keadan UP. Berikut adalah hal yang dimonitoring pada service
a. Current Load
b. Current Users
c. Disk Space
d. HTTP
e. PING
f. SSH
g. Total Processes
Service berhubungan langsung terhadap host yang kita monitoring. Service baru bisa berjalan apabila host yang kita monitoring dalam keadan UP. Berikut adalah hal yang dimonitoring pada service
a. Current Load
b. Current Users
c. Disk Space
d. HTTP
e. PING
f. SSH
g. Total Processes
4. Hostgroup
Hostgroup adalah grup dari satu atau lebih host. Hostgroup
memudahkan kita untuk melihat status details dari host – host yang
bersangkutan. Pada konfigurasi yang saya lakukan, saya menambahkan empat
hostgroups yaitu Debian-Server, HTTP-Server, Ping-Server dan SSH-Server. Ketika kita memilih tab Host Groups yang terletak di sebelah
kiri layar, maka kita dapat melihat Service Overview for All Host
Groups. namun gambar yangakan saya tampilkan berikut iniadalah hostgroup pada postingan sebelumnya yang memonitoring 3 host.
Dari gambar tersebut kita dapat
melihat status dari tiap – tiap host group tersebut. Apakah tiap host nya sudah
berstatus UP (aktif) pada host groupnya atau masih down.











0 komentar:
Posting Komentar